OIKOS SEBAGAI PARADIGMA EKLESIOLOGI KONTEKSTUAL DAN PENGINJILAN RELASIONAL DALAM KISAH PARA RASUL

Penulis

Kata Kunci:

oikos, eklesiologi kontekstual, Kisah Para Rasul, hermeneutika, penginjilan relasional

Abstrak

Penelitian ini membahas oikos sebagai fondasi eklesiologi kontekstual berdasarkan kajian hermeneutik atas Kisah Para Rasul, serta implikasinya terhadap model penginjilan relasional dalam konteks masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan hermeneutik biblika terhadap narasi-narasi kunci dalam Kisah Para Rasul, seperti rumah Kornelius, Lidia, dan kepala penjara Filipi, yang menunjukkan bahwa gereja mula-mula bertumbuh dari relasi rumah tangga dan jaringan sosial primer. Hasil penelitian mengungkap bahwa oikos bukan sekadar tempat, melainkan struktur sosial dan rohani tempat pewartaan Injil berlangsung secara efektif dan kontekstual. Pembahasan memperlihatkan bahwa paradigma oikos berkontribusi dalam membangun eklesiologi yang bersifat relasional, inkarnasional, dan relevan bagi gereja modern, khususnya di tengah urbanisasi dan fragmentasi sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan oikos dapat memperkaya pemahaman gereja sebagai komunitas iman yang hidup dalam keseharian, serta mendorong pembaharuan dalam pendidikan agama Kristen dengan menekankan pembentukan iman dalam konteks relasi. Kesimpulannya, oikos perlu direkonstruksi kembali bukan hanya sebagai strategi, tetapi sebagai paradigma teologis yang menyatu dengan misi dan kehidupan gereja kontemporer.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30